Tgl 13/06/2019

PENANGANAN DAERAH RAWAN PANGAN

12/06/2019

BIMBINGAN TEKNIS SAPI BIBIT


 

          Penetapan Kabupaten Pamekasan Sebagai Wilayah Sumber bibit menjadikan sebuah tanggung jawab bagi kita semua untuk menjaga dan melestarikan serta mengembangkan sapi Madura yang menjadi ciri khas sapi di wilayah Madura. Upaya pelestarian sapi Madura tidak luput dari peran masyarakat peternak dan juga pemerintah.

            Dinas ketahanan pangan dan peternakan kabupaten Pamekasan mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis Sapi bibit. Bimtek ini meliputi pembinaan sapi pejantan pemacek dan pembinaan sapi bibit di wilayah sumber bibit. Tujuan dari bimtek ini adalah untuk membina peternak agar mampu mengembangkan sapi Madura yang memiliki bibit unggul dan kualitas yang baik.

            Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, Tanggal 15 April 2019 di UPTD I Waru dengan materi pembinaan sapi pejantan pemacek. kemudian, dilanjutkan hari Selasa,16 April 2019 di UPTD I Waru dan Senin, 22 April 2019 di UPTD II Pakong dengan materi pembinaan sapi bibit. 

 

 

12/06/2019

BIMBINGAN TEKNIS PENERAPAN TEKNOLOGI PETERNAKAN


 

           Tujuan diadakan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan kepada peternak mengenai teknologi peternakan berupa pengolahan pakan ternak sehingga dapat diterapkan oleh peternak guna meningkatkan kualitas pakan di wilayah Kabupaten Pamekasan.

            Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20 Maret 2019 di UPTD Wilayah I dan UPTD wilayah II  dan pada tanggal 21 Maret 2019 di UPTD III dan UPTD Wilayah IV yang dihadiri oleh Peternak yang tergabung dalam beberapa Kelompok tani , Petugas lapangan serta Pejabat Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Pamekasan.

           Peserta bimtek adalah kelompok tani di wilayah UPTD I yang meliputi Kecamatan Waru, Pasean, Batumarmar berjumlah 55 Orang, UPTD II meliputi Kecamatan Pakong, Pegantenan, Palengaan berjumlah 60 Orang, UPTD III meliputi Galis, Pademawu, Kadur, Larangan berjumlah 50 Orang dan UPTD IV meliputi Kecamatan Pamekasan, Tlanakan, Proppo berjumlah 50 orang.

          Teknologi peternakan berupa pengolahan pakan merupakan salah satu upaya dalam peningkatan kualitas dan ketersediaan pakan, serta dapat menjadi upaya pemanfaatkan limbah pertanian. Saat ini sudah ada beberapa teknologi penggolahan pakan yang berkembang di Indonesia antara lain silase, Hay, amoniasi dan Lain-lain.

 

                Salah satu teknologi Pengolahan pakan yang diperkenalkan adalah Silase, yaitu hijauan makanan ternak yang disimpan dalam keadaan segar (kadar air 60 – 70 %), didalam suatu tempat yang disebut silo.  Karena hijauan yang baru dipotong kadar airnya sekitar 75 – 85 %, maka untuk bisa memperoleh hasil silage yang baik, hijauan tersebut bisa dilayukan terlebih dahulu, 2 – 4 jam. Silo ialah tempat makanan ternak (hijauan), baik yang dibuat didalam tanah ataupun diatas tanah.

Tujuan Pembuatan Silage:
1) Untuk mengatasi kekurangan makanan ternak dimu-sim kemarau panjang, atau musim paceklik.

2) Untuk menampung kelebihan produksi hijauan makan-an ternak atau memanfaatkan hijauan pada saat pertumbuhan terbaik, tetapi belum dipergunakan.

3) Mendayagunakan hasil sisa pertanian atau hasil ikutan pertanian.

 

 

 

 

 

23/05/2019

 

PEMBINAAN DAN PENGAWASAN BAHAN PANGAN ASAL HEWAN

(DAGING, TELUR, PENTOL)

MENJELANG HARI RAYA IDHUL FITRI 1440 H

Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Pamekasan melakukan pemantauan terhadap distribusi/peredaran bahan pangan asal hewan untuk mendapatkan pangan yang ASUH (aman, sehat, utuh dan halal) sehingga tercipta keamanan dan ketentraman batin masyarakat. Kegiatan pembinaan dan pengawasan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilakukan oleh Tim Dinas yang terdiri atas petugas medik veteriner, petugas teknis lapangan Puskeswan dan Pos Inseminasi Buatan dan instansi lain yang terkait. Pengawasan peredaran bahan pangan/produk asal hewan juga dilakukan sewaktu-waktu apabila diperlukan.

Kegiatan pengawasan Bahan Pangan Asal Hewan tahun 2019 ini dilaksanakan pada tanggal 7- 28 Mei 2019 dengan lokasi di 12 Pasar Tradisional di Kabupaten Pamekasan.