Print

Tgl 13/06/2019

PENANGANAN DAERAH RAWAN PANGAN

 

Pangan merupakan kebutuhan esensial bagi kehidupan manusia, karena pangan selain dibutuhkan bagi pemenuhan kebutuhan psikologis, pangan juga dapat membentuk SDM sebagai aset pembangunan bangsa dan negara. Masalah pangan akan dapat menjadi pemicu terjadinya masalah rawan pangan dan masalah gizi.

Kondisi rawan pangan dapat disebabkan karena : (a) tidak adanya akses secara ekonomi bagi individu/rumah tangga untuk memperoleh pangan yang cukup; (b) tidak adanya akses secara fisik bagi individu rumah tangga untuk memperoleh pangan yang cukup; (c) tidak tercukupinya pangan untuk kehidupan yang produktif individu/rumah tangga; (d) tidak terpenuhinya pangan secara cukup dalam jumlah, mutu, ragam, keamanan serta keterjangkauan harga. Kerawanan pangan sangat dipengaruhi oleh daya beli masyarakat yang ditentukan tingkat pendapatannya. Rendahnya tingkat pendapatan memperburuk konsumsi energi dan protein.

Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan mengadakan kegiatan praktek dan percontohan Penanganan Daerah Rawan Pangan. Pada tanggal 30 April 2019 kegiatan tersebut dilaksanakan di desa Rek Kerek dan Banyupelle Kecamatan Palengaan. Bantuan yang berikan yaitu sembako. Dengan adanya kegiatan praktek dan percontohan ini diharapkan dapat menangani suatu kondisi ketidakcukupan pangan dan gizi yang dialami oleh rumah tangga.